Gunung Ibu Kembali Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada dan Ikuti Arahan Pemerintah
Gunung Ibu pada Selasa (21/1/2025) dini hari sekitar pukul 01.48 WIT kembali erupsi sekaligus meluncurkan laja pijar setinggi 200 meter di atas puncak. (Foto: BMVG)

Gunung Ibu Kembali Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada dan Ikuti Arahan Pemerintah

Gunung Ibu di Maluku Utara erupsi pada Selasa dini hari, meluncurkan laja pijar setinggi 200 meter. Status Gunung Ibu kini berada pada Level IV (Awas), masyarakat diminta untuk menghindari zona bahaya.

TIMES Karawang,Selasa 21 Januari 2025, 11:03 WIB
315.4K
A
Antara

JAKARTAGunung Ibu yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali erupsi pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.48 WIT. Erupsi tersebut disertai dengan peluncuran laja pijar setinggi 200 meter di atas puncak gunung. Kolom abu yang dihasilkan teramati setinggi 1.000 meter dengan intensitas tebal yang condong ke arah barat.

Menurut Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu, Richard Chaniago, erupsi ini tercatat pada seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 50 detik. Gunung Ibu, yang memiliki ketinggian 1.325 meter di atas permukaan laut, saat ini berada pada Status Level IV atau Awas.

Sebagai tindakan pencegahan, masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Ibu, serta para pengunjung, diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif dan untuk memperhatikan perluasan sektoral hingga 6 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan masker dan kacamata untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik. Pos PGA Ibu juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.

Seiring dengan upaya mitigasi bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah memasang sirene dan rambu peringatan di enam desa sekitar Gunung Ibu. Selain itu, total 644 warga telah dievakuasi akibat dampak dari erupsi tersebut.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta untuk terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi serta Pos Pengamatan Gunung Ibu di Desa Gam Ici guna mendapatkan informasi terkini tentang aktivitas vulkanik gunung tersebut.

Dengan meningkatnya aktivitas vulkanik, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja sama untuk menjaga keselamatan masyarakat dan mencegah terjadinya korban akibat erupsi Gunung Ibu. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Antara
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Karawang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.